Saturday, December 17, 2011

Lagu Adele dan Kenangan di Sungai Seine


Banyak yang bilang bilang lagu 'Someone Like You' punya Adele adalah lagu the most galau 2011. Liriknya dalam banget dan kalau aku lebih suka menjuluki lagu ini sebagai kesedihan yang indah.

Begitu dengar bait pertamanya saja sudah ketahuan lagu ini sedih. Dibuka dengan si cewek yang mendengar mantan kekasihnya sudah menemukan gadis yang diinginkannya dan akan menikah.

Bait-bait kesedihan terus berlanjut sampai refrain dia bilang 'Lupakan saja, saya pasti akan menemukan seseorang seperti kamu. Tapi saya mohon kamu jangan lupakan saya'.

Waah.... bikin mewek deh dengar lagunya. Sepertinya mantan kekasihnya itu adalah orang yang penting dan berarti banget dalam hidup dia.

Eh nggak tahunya, lagu yang ditulis Adele itu konon menceritakan tentang dirinya Adele sendiri yang berpisah dengan kekasihnya. Saat berpisah itu, si cowok ternyata menemukan gadis yang mau diajak nikah sementara si Adele yang usianya 23 tahun belum siap nikah.

Kata Adele sih mantan cowoknya itu usianya sudah 30 tahun, jaraknya memang jauh ya, tapi yang bikin sedih menurut pengakuan Adele karena ia mengira suatu saat kalau sudah siap dia yang akan menikah dengan cowok itu. Hiks sedih kan.

Tapi aku sendiri juga sering banget menemukan kasus cewek belum siap menikah sementara cowoknya sudah pingin banget, atau sebaliknya. Buat cewek menikah itu berarti pengabdian seumur hidup kepada suami dan keluarga, begitu menikah selesai sudah rasa kebebasannya meskipun suaminya kasih kebebasan tetap saja ia merasakan tanggung jawab ada di pundaknya.

Terus nggak ada jaminan pula, kalau nggak bakalan ditinggalin suaminya yang bisa saja menemukan cinta baru. Sebenarnya perempuan bisa juga sih seperti itu. Tapi menurut bosku di kantor, sesibuk apapun lelaki pasti selalu sempat memikirkan wanita, tapi kalau perempuan serepot apa pun dia yang dipikirkan adalah anaknya. Hemmm... gitu ya bos.

Eh sebenarnya tulisan ini bukan mau cerita sedihnya lagu Adele tapi tentang video klipnya.

Pertama kali lihat video klip Adele, tuing.. langsung senang 'Ya ampun itu kan Sungai Seine, itu Notre Dame nya kelihatan, itu Eiffel'. Ho ho ho, nggak nyangka kota cinta Paris buat settingan lagu Adele. Kontras sekali ya, kota yang identik dengan orang jatuh cinta jadi background buat lagu patah hati.

Sambil senyum-senyum langsung ngomong sendiri, ih aku kan pernah jalan ditempat yang dilalui Adel, ah jadi kangen sama romantisnya kota itu. Jadi ingat pernah menyusuri jalan-jalan sepanjang sungai Seine selama 3 jam dari stasiun kereta Gare de Lyon menuju hotel. Dikirain 4 blok itu dekat jadi kita putuskan jalan kaki ternyata jauh ya, sampai keringatan jalannya padahal saat itu sudah jam 10 malam dan sampai hotel jam 1-an malam.

Untung saja Paris itu cantik, jadi sepanjang jalan kita bisa lihat-lihat, bisa beli minum dulu, bisa nongkrong dulu kalau capek sambil lihat orang lalu lalang dengan pakaiannya yang modis.

Dan tempat nongkrong paling lama itu ya ditempat Adele syuting. Waktu itu kita benar-benar menikmati malamnya Paris di tepian Sungai Seine. Tentunya sambil becanda dengan teman-teman, foto-foto atau melamun sambil melihat dari jauh Notre Dame, kerlap-kerlip lampu Eiffel dan istana Versailles dari seberang sungai Seine. Hemm saat yang indah, seindah sungai Seine.

Kapan ya bisa ke Sungai Seine lagi.....

Saturday, December 3, 2011

Satu Lagu Bikin Galau dan Satu Lagu Bikin Prihatin


Suka banget sama dua lagu ini 'California King Bed ----> by Rihanna' dan 'Pumped Up Kicks ----> by Foster The People'. Lagu Rihanna musiknya sederhana tapi melodi musiknya menyayat. Lagu Foster The People musiknya techno unik tapi keren.

California King Bed menceritakan tentang dua orang yang sangat dekat secara fisik bahkan di tempat tidur tapi ternyata hatinya jauh. Beberapa penggalannya menggambarkan aktifitas pribadi seperti dada ketemu dada, hidung ketemu hidung, mata ketemu mata, pipi ketemu pipi, tangan ketemu tangan, bergandengan tapi kenapa (hati) seperti ada jarak untuk meraih kamu.

Ngenes banget. Kasarannya gw dapat tubuh elo tapi nggak dapat hati elo.

Banyak orang bilang dengar lagu ini bikin galau, apalagi kalau dengarnya malam hari, di ruangan sendiri dengan suara detak jam yang mengintimidasi. Jadi lagu ini tidak direkomendasikan buat yang lagi sedih karena bisa makin sedih. Hiks.

California King Bed sendiri sebenarnya tipe kasur yang umum di luar negeri. Kalau disini mungkin kita cuma dengar kasur tipe King, Queen atau single. Nah, kalau di luar negeri, selain tipe King, Queen ada juga tipe California King Bed.

Tipe King dan California King itu bedanya kalau King lebar dan panjangnya ukuran standar tinggi tubuh manusia. Dua orang dewasa dengan tinggi wajar akan cukup nyaman tidur di kasur King yang luas.

Kalau California King Bed, lebarnya lebih kecil dari pada King tapi lebih panjang jadi bagus buat orang-orang tinggi. Konon karena California King Bed tidak terlalu lebar, jadi dua orang dewasa yang tidur di kasur ini bisa sangat dekat. Ini yang mungkin jadi personifikasi lagu Rihanna, begitu dekatnya tapi kenyataannya jauh.

Lanjut lagu kedua ya Pumped Up Kicks ----> by Foster The People.

Lagu ini lagi ngetren banget di kalangan anak muda. Musiknya oke, tapi liriknya memang agak-agak susah ditebak maksudnya. Kalau aku cukup prihatin dengar liriknya karena seperti ada masalah psikologis yang dialami seorang anak. Ada kata rokok, senjata, peluru dan ayah yang selalu pulang terlambat.

Si anak keren ini sepertinya mau menjadi cowboy yang bisa menakut-nakuti temannya dan seperti berkata kamu harus berlari karena peluru saya sangat cepat. Si anak sepertinya ada bakat psiko, karena kurang perhatian dari orangtua.

Bisa jadi liriknya disamarkan karena takut banyak anak-anak yang terinspirasi menjadi cowboy sembarangan, secara gampang banget mendapatkan senjata di Amerika.

Kedua lagu ini sih intinya tidak mendapatkan perhatian baik dari pasangan maupun orangtua. Kalau orang dewasa mungkin lebih bisa mengelola depresi mentalnya kalau remaja kebanyakan terombang-ambing.

Sedih lihat remaja sekarang yang harus berjuang menjadi remaja yang benar di tengah arus informasi yang deras dan tak bisa membedakan mana yang benar, mana yang salah. Ada juga faktor lingkungan yang siap menjebaknya dengan obat-obatan dan seks bebasnya.

Sunday, October 16, 2011

Jangan Protes Dong


Tahu nggak sih kalau aku bikin blog itu buat curhat bukan buat terkenal. Makanya pas ketemu orang terus tiba-tiba dia ngomong aku baca blogmu yang soal fathers day, pasti gw pingsan... terus sadar...terus pingsan lagi...terus sadar lagi.

Beginilah kalau orang nggak siap ngetop. Baru 1 orang aja yang ngomongin udah bolak balik pingsan, tangan dingin, napas nggak karuan akhirnya pingsan lagi.

Sumpah jangan dikira aku bakal bikin blog yang serius. Beneran lho cuma curhat-curhat aja, karena kalau curhat sama orang pasti gw ngomong "ini buat elo aja ya".

Kalau ama Tiunpi (panggilan sayang blog gw, Tiga Untai Padi) dia diam saja. Pasrah, web nya dicoret-coret sama majikannya. Kadang majikannya nulis sambil mencet jerawat (he he he).

Suami gw aja sering protes, nggak mutu banget sih nulis blog ngalor-ngidul terus bahasanya nggak serius lagi. Nggak mutu kok tapi dibaca ya, heran gw.

Berhubung kerja gw tiap hari nulis serius, jadi bawaannya kalau di blog pengen cicicuit apa saja. Tapi tenang aja, kalo nulis seseorang pasti gw anonim, padahal orang itu pengennya nggak anonim lho biar beken... hihhihi (tiarap ada sendal melayang).

Jadi begitulah kadang gw akan nulis santai, kadang serius dikit, kadang mellow tergantung tanggalan udah gajian apa belum. (Untung aja si T nggak tahu blog ini, kalau gw ngomong begini pasti dia bilang 'yee masih jadi orang gajian'). Sebel juga sih dikira gw nggak pengen jadi pengusaha apa,.. plak-plak.

So, jangan pada protes ya kalau tulisannya sekedar coretan-coretan iseng. Tapi diprotes juga nggak apa-apa sih, Tiunpi kan cuek. Adios!

Saturday, October 15, 2011

Kangen Ngeblog


Cihuy ngeblog, setelah hampir 4 bulan dibiarin. Uh..uh..lagi semangat nih abis tampilan blognya baru, serasa keren sendiri gitu, walaupun nggak laku dan nggak ada iklannya.

Kejam juga nih google adsense masak nggak kasih gw iklan. Salah gw apa coba. Emang salah gw kalau blog gw nggak ada yang baca. Gw kan nggak butuh pembaca, cuma butuh tempat curhat, makin dikit yang baca makin aman jiwa raga gw.

He he nggak deh om google saya becanda, jangan marah ya saya cuma pura-pura protes aja kok, nanti kalo om gugel marah saya di-ban lagi. Kan nggak seru kalau blog saya di-ban terus balik lagi nulis di buku diary. Dear diary....bla bla bla... nggak lah udah tua gini, malu ama ponakan.

Eh Tiunpi (Tiga untai padi) ---> ini panggilan sayang buat blogku. Tadi pagi ada BBM masuk.. "Selamat Pagi, olahraga apa hari ini?"

Terus gw bales "lari". Terus dibales lagi ama dia dengan kasih tanda gambar 'thumbs up'. Udah selesai.

Tapi sebenarnya mau gw bales lagi "lari dari kenyataan", tapi nggak jadi, sengaja biar dia aja yang olahraga. Tapi gw curiga halah ini paling orang iseng juga, palingan dia juga sama kayak gw minggu pagi masih males-malesan.

Terus Tiunpi, barusan gw baca ada yang komen soal gw di blog dia bilang "mbak ini orangnya unik sebenarnya pura-pura atau natural sih?"

Gimana ya, saya juga nggak tahu. Saya orangnya tertutup tapi kadang-kadang terbuka juga sama sedikit orang. Kalau pura-pura sih nggak, aslinya saya itu konyol banget, tapi cuma segelintir orang aja yang tahu, selebihnya orang melihat saya jaim.

Anyway, busway, semua penilaian saya terima dengan lapang dada, secara dada saya juga nggak tinggi-tinggi amat jadi lapanglah.

Kenapa kamu tertutup apa ada yang disembunyikan? Banyak banget, apalagi sama orang pajak pengennya sembunyi terus. Jangan salah, gaji saya dipotong pajak mulu, terus tiap beli apa-apa dipajakin makanya saya berani poto dengan pose ngejitak presiden SBY.

Intinya, saya bisa menerima semua tipe kepribadian orang mulai dari yang diam seperti patung, lincah seperti bola bekel, sampai yang kepribadian ganda juga hayuk aja. Makanya saya juga pede, orang bisa menerima saya apa adanya. Ciao....

Monday, June 27, 2011

Lagi Galau


Lagi pingin banget curhat di social media. Tapi kalau curhat di Twitter atau Facebook pasti dibaca orang. Repot kan kalau lagi galau orang pada tahu. Ya sudah aku balik aja ke blog, secara blog gw lebih sedikit yang baca.

Kenapa ya setiap gw habis mimisan hebat, selalu ada kejadian luar biasa. Kalau nggak bagus banget ya jelek banget. Tadi pagi pas berangkat kerja mimisan lagi, darah mengucur nggak berhenti-berhenti.

Paling ngeri kalau lihat darah keluar sia-sia seperti mimisan, habis dapatinnya juga susah. Imbasnya sampai kantor kepala jadi pusing.

Tapi galau yang ini bukan karena mimisan. Galau yang gw alami karena disumpah megang rahasia besar, terus nggak boleh kasih tahu ke orang-orang terdekatmu. Duh, rasanya jadi orang paling munafik sedunia saat elo ngobrol ama teman. Ngomong kudu hati-hati biar nggak keceplosan. Semoga kegalauan ini cepat berakhir ya.....